Pancor — Fakultas Kedokteran Universitas Hamzanwadi kembali menyelenggarakan kegiatan pembelajaran praktikum bagi mahasiswa melalui sesi Fisiologi yang membahas pemeriksaan spirometri, Kamis, 18 Desember 2025. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Dr. dr. Ida Ayu Eka Widiastuti, M.Fis., Sp.KL., Subsp.PH., dosen pengampu bidang fisiologi klinik.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dibekali pemahaman konseptual dan praktis mengenai spirometri sebagai salah satu pemeriksaan penting untuk menilai fungsi ventilasi paru. Materi disampaikan secara sistematis, dimulai dari pengantar teori, pretest, hingga pengenalan alat dan interpretasi hasil pemeriksaan.
Dr. dr. Ida Ayu Eka Widiastuti menjelaskan bahwa spirometri merupakan pemeriksaan dasar yang sangat penting dalam dunia klinik, khususnya untuk mendeteksi gangguan paru obstruktif maupun restriktif. Mahasiswa diperkenalkan pada parameter utama spirometri seperti Forced Vital Capacity (FVC), Forced Expiratory Volume in 1 second (FEV1), rasio FEV1/FVC, serta Peak Expiratory Flow (PEF).
Selain itu, mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai persiapan probandus sebelum pemeriksaan spirometri, termasuk anjuran tidak mengonsumsi makanan berat minimal satu jam sebelum pemeriksaan serta menghindari faktor-faktor yang dapat memengaruhi hasil tes.
Pada sesi praktikum, mahasiswa menggunakan spirometer digital CONTEC SP100 yang tersedia di Laboratorium Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Hamzanwadi. Melalui praktik langsung ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan keterampilan pemeriksaan dan membaca hasil spirometri secara tepat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Fakultas Kedokteran Universitas Hamzanwadi dalam menghadirkan pembelajaran yang integratif, aplikatif, dan berbasis kompetensi, guna membekali mahasiswa dengan dasar fisiologi yang kuat sebagai calon dokter profesional.