Membangun Generasi Dokter yang Unggul, Berkarakter, dan Berdaya Saing Global Berlandaskan Nilai-Nilai Keislaman.
Diperbarui: 21 Jan 2026 Humas FK
Sejarah Panjang Universitas Hamzanwadi
Perjalanan Universitas Hamzanwadi bermula dari semangat besar Pondok Pesantren Darul Nahdlatain Nahdlatul Wathan (DNNW) Pancor dan perjuangan para tokoh pendidikan di Lombok Timur untuk menghadirkan lembaga pendidikan tinggi yang mampu mencetak generasi bangsa yang berilmu, berakhlak, dan berdedikasi. Cikal bakalnya dimulai pada tahun 1977, ketika didirikan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP Hamzanwadi Selong) sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan tenaga pendidik berkualitas di Nusa Tenggara Barat. STKIP ini menjadi salah satu pionir institusi pendidikan tinggi berbasis keislaman di Lombok dengan fokus utama pada pengembangan ilmu kependidikan dan keguruan.
Selama dekade berikutnya, STKIP Hamzanwadi berkembang pesat. Program studinya bertambah, sarana prasarana diperluas, dan kualitas akademiknya meningkat secara signifikan. STKIP Hamzanwadi kemudian menjadi pusat pembinaan tenaga pendidik yang berkontribusi besar bagi sekolah-sekolah di Lombok maupun daerah lain di Indonesia. Dukungan para pendiri, pimpinan NWDI–NW, alumni, serta masyarakat membuat lembaga ini terus berkembang dan memiliki reputasi yang kuat sebagai institusi pendidikan yang melahirkan guru-guru profesional.
Memasuki tahun 2010-an, tuntutan pendidikan nasional dan kebutuhan masyarakat semakin berkembang. Hal ini mendorong STKIP Hamzanwadi untuk meningkatkan status dan memperluas cakupan keilmuannya. Setelah melalui proses persiapan, penilaian kelayakan, dan pengajuan resmi ke Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, akhirnya pada 23 September 2016, pemerintah menetapkan perubahan bentuk STKIP Hamzanwadi menjadi Universitas Hamzanwadi.
Perubahan ini menjadi tonggak sejarah penting karena Universitas Hamzanwadi tidak hanya berfokus pada bidang keguruan, tetapi juga membuka berbagai fakultas baru seperti ilmu kesehatan, sains, ekonomi, teknik, dan ilmu sosial. Dengan berubah menjadi universitas, institusi ini semakin memperluas kontribusi bagi masyarakat dan memperkuat komitmennya sebagai pusat pendidikan tinggi yang unggul, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman yang diwariskan oleh Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.
Hingga kini, Universitas Hamzanwadi terus berkembang sebagai lembaga pendidikan yang modern, adaptif, dan inovatif. Dengan visi besar untuk menjadi universitas yang unggul dan berkarakter, perjalanan dari STKIP sampai menjadi Universitas Hamzanwadi menjadi bukti nyata komitmen panjang dalam memajukan dunia pendidikan di Nusa Tenggara Barat dan Indonesia.
Pendirian Fakultas Kedokteran Universitas Hamzanwadi merupakan salah satu tonggak penting dalam perjalanan pengembangan institusi pendidikan tinggi ini. Gagasan untuk menghadirkan fakultas kedokteran telah muncul sejak transformasi STKIP Hamzanwadi menjadi Universitas Hamzanwadi pada tahun 2016, ketika kebutuhan akan tenaga kesehatan profesional di Lombok dan Nusa Tenggara Barat semakin meningkat. Pemerintah daerah, tokoh pendidikan, serta jajaran pimpinan Universitas Hamzanwadi melihat pentingnya menghadirkan lembaga pendidikan kedokteran yang mampu berkontribusi terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.
Proses perencanaan fakultas kedokteran dilakukan melalui studi kelayakan yang melibatkan para pakar pendidikan dan tenaga medis. Selama beberapa tahun, Universitas Hamzanwadi mempersiapkan berbagai aspek penting seperti kurikulum pendidikan kedokteran, penguatan sumber daya manusia, pembangunan fasilitas laboratorium modern, serta kerja sama dengan rumah sakit untuk penyelenggaraan pendidikan profesi dokter.
Komitmen kuat universitas dibuktikan dengan pembangunan infrastruktur pendukung berupa laboratorium anatomi basah, laboratorium anatomi kering, laboratorium keuggulan, laboratorium computer based test (CBT), laboratorium biomedik, ruang keterampilan klinis (skill lab), ruang kuliah terpadu, dan fasilitas penunjang lainnya. Selain itu, Universitas Hamzanwadi juga menjalin kemitraan strategis dengan berbagai rumah sakit dan instansi kesehatan di NTB dan nasional untuk memastikan kualitas pendidikan klinis bagi mahasiswa.
Fakultas Kedokteran Universitas Hamzanwadi akhirnya resmi berdiri sebagai bagian integral dari upaya universitas memajukan kualitas pendidikan kesehatan di Indonesia Timur, Izin Penyelenggara Nomor:589/B/0/2025. Dengan semangat keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan, fakultas ini hadir untuk mencetak calon dokter yang kompeten, beretika, dan siap mengabdi kepada masyarakat, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Barat.
Bagikan:
Tentang Fakultas
Butuh Informasi?
Hubungi layanan akademik kami untuk informasi lebih lanjut.